Vol. 1: BUMI

degup. vol. 1
BUMI

Temanya BUMI. Bumi dan seisinya. Boleh puisi pendek atau panjang tidak apa. Mau fiksi mini? boleh saja. Atau tentang apa-apa di kepalamu yang ingin dituangkan melalui sebuah esai. Serta pesan singkat seperti kartu pos untuk seseorang juga kami terima. Tidak ada batasan kata. Sesukamu saja. Asal tidak mengandung SARA, ya.
Selain tulisan, kami akan senang jika kamu mau mengirimkan karyamu berupa illustrasi.

Karyamu akan kami bagi di akun instagram degup. dan blog yang bisa dikunjungi di http://www.dalamdegup.wordpress.com.
Jika ingin menitipkan karyamu sebagai jejak, atau sekedar mencari sebuah ruang dan rumah lain. Boleh kirim karyamu melalui surel dalamdegup@gmail.com. Jangan lupa sertakan sekilas tentangmu, agar kita bisa berkenalan.

Kami tunggu, ya.

Advertisements

Apa yang Membuatmu Tetap Hidup?

Beberapa tahun ini, saya sering menerka-nerka diri sendiri. Tentang hidup dan apa-apa yang membuat saya tetap hidup. Menulis, akhirnya menjadi jawaban setelah sekian banyak tanya yang sering saya lempar di sela kesibukan.

Kemudian, sebuah jawaban lain menyapa. Katanya, yang membuatnya tetap hidup adalah mencintai. Mencintai sembari dicintai kembali. Ah, perihal hati memang sulit dipungkiti. Indahnya. Juga sakitnya. Barangkali, bukankah hal ini yang mungkin membuat kita lebih hidup?

Namun, apa kita telah benar-benar mencintai diri sendiri?

Kalau Saya, Menulis. Kamu Mau Coba?

Seorang teman kemarin berkata: Menurut Shakespeare, di bukunya Sonnet 18 yang membuat tetap hidup itu adalah karya.

Sebuah jawaban lain lagi-lagi menemui tuannya. Kata-kata yang semakin menguatkan bahwa: jika suatu hal yang bisa membuat kita tetap hidup, mencipta karya sangat bisa menjadi pilihan.

Karya akan tetap hidup, meski tuannya pergi. Jika menyoal keabadian yang hanya dongeng semata, barangkali sebuah karya menjadi pengecualian. Harimau mati meninggalkan gading, seorang tuan mati meninggalkan karya. Dia wariskan pada anak-cucunya. Warisan tak biasa.

Sekarang giliran kamu, apa kita mau membuat karya pada ruang yang sama, bersama degup?